BASIS DATA COY WKWKWK

 PENGERTIAN BASIS DATA❤

 Basis data adalah merupakan kumpulan data yang saling berhubungan yang di simpan secara bersama, sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redundancy) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan 

Menurut Elmasri pemggunaan istilah basis data lebih dibatasi pada arti implisit yang khusus mempunyai beberapa pengertian, yaitu :

1.Basis data merupakan penyajian suatu aspek dari dunia nyata (real word atau miniword). Misalnya basis data perbankan,perpustakaan, pertahanan, perpajakan

2.Basis data merupakan kumpulan data dari berbagai sumber yang secara logika memounyai arti         implicit. Sehingga apabila data terkumpul secara acak dan tanpa mempunyai arti, tidak dapat di sebut   basis data.

3.Basis data perlu di rancang, dibangun dan data dikumpulkan untuk suatu tujuan tertentu.

4.Basis data dapat di gunakan oleh beberapa pemakai dan beberapa aplikasi yang sesuai dengan                 kepentingan pemakai.

Komponen Basis Data.😱

1. Perangkat keras (hardware) dalam sistem komputer. Dalam sistem pengolahan basis data digital       perangkat utama sebagai data dalam komputer.

2. Perangkat Lunak Aplikasi (software) lain yang mendukung dan bersifat opsional. Perangkat lunak   digunakan untuk mendukung proses pengelolaan basis data.

  Misal:bahasa pemograman C, basic pascal.

3. Sistem Operasi (operating system). Sistem operasi merupakan perangkat lunak yang di gunakan     untuk mengelola aplikasi basis data dan penggunaan sumberdaya komputer.

4. Basis data dari data lain yang mempunyai keterkaitan dan hubungan dengan basis data itu sendiri.     Berisi atau memiliki objek-objek basis data seperti file, table, indeks. Mempunyai disfinisi struktur   baik untuk basis data maupun objek-objek secara detail.

5. Sistem Pengelola Basis Data Database Management System atau database managemen system (DBSM). Merupakan program aplikasi untuk pengelolaan basis data, seperti Microsoft acces, oracle dan lain lain

6. Pemakai (user), yaitu pengguna yang terlibat dalam pengelolaan basis dan penggunaan basis data 

Topik materi yang dipelajari dalam mata pelajaran ini antara lain adalah:

struktur hirarki basis data, ketergantungan fungsional, entity relationship diagram(ERD), teknik normalisasi data, standar query language (SQL) dan aplikasi sistem manajemen basis data atau database managaemen sistem (DBMS)

Sistem Mnajemen Basis Data🐦👌

Sistem manajemen basis data adalah merupakan sebuah tatanan (keterpaduan) yang terdiri atas sejumlah komponen-komponen fungsional (komouter) yang saling berhubungan secara bersama sama, bertujuan untuk memenuhi suatu proses atau pekerjaan tertentu.

Sistem ini merupakan gabungan antara basis data dan kumpulan program atau perangkat lunak DBMS (database management system).

DBMS adalah program aplikasi yang di buat dan bekerja dalam satu system, DBMS di desain untuk membantu dalam hal pemeliharaan dan utilitas kumpulan data dalam jumlah besar.

KONSEP SISTEM BASIS DATA🥰



TUJUAN BASIS DATA😅

1.Kecepatan dan kemudahan (speed), melalui basis data diharapkan pengguna dapat melakukan   penyimpanan, perubahan dan menampilkan kembali dengan cepat dan mudah.

2.Efisiensi Ruang Penyimpanan(space). Penggunaan basis data mampu mengurangi pengulanggan   atau redudansi data. hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan jumlah pengkodean atau dengan   membuat relasirelasi (dalam bentuk file) anatra kelompok data yang saling berhubungan.

3.Keakuratan (Accuracy), melalui basis data datakeakuratan data lebih terjaga dengan menerapkan   aturan dan batasan tertentu (constraint), tipe data, doamin data dan keunikan data

4.Ketersediaan (Availability). Dengan basis data data yang sudah tidak di pakai dapat dipisahkan dari   sistem database yang sedang aktif. Hal ini dapat di lakukan dengan cara penghapusan atau   memindahkannya ke media backup untuk menghemat ruang penyimpanan. Selain itu dapat   memanfaatkan teknologi jaringan komputer agar data yang berada di suatu lokasi atau cabang dapat   juga di akses oleh lokasi atau cabang lainnya.

5.Kelengkapan (Completenes). Agar dapa yang di kelola senantiasa lengkap baik relatif terhadap   kebutuhan pemakai maupun terhadap waktu. Hal ini dapat dilakukan melalui penambahan record-   record data, perubahan struktur basis data, menambah field pada tabel atau menambah tabel baru.

6.Keamanan (Security). Walaupun tidak semua sistem basis data menerapkannya, keamanana dalam   penggunaan basis data di perlakukan pada sistem yang besar dan serius. Dengan penerapan ini, setiap   pengguna dibedakan hak aksesnya; yakni di tentukan obyek-obyek mana saja yang bisa di akses dan   proses apa saja yang bisa dia lakukan .

7.Kebersamaan (Sharability). Agar data yang di kelola oleh sistem mendukung lingkungan multiuser   (banyak pemakai) dengan menjaga/menghindari munculnya problem baru seperti inkonsistensi data   (karena terjadi perubahan data yang di lakukan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan) atau   kondisi deadlock (karena ada banyak pemakai yang saling menunggu untuk menggunakan data). 

Penggunaan Dalam Basis Data 😐

Pada tingkat pemakai, data base di kelompokan menjadi beberapa tingkat pemakai yaitu antara lain sebagai berikut:

1.Database Administator, ialah manusia yang mengorganisasi seluruh sistem basis data. Database   administator memiliki tanggung jawab penuh dalam manajemen database meliputi:pengaturan hak   akses, koordinasi dan monitoring serta bertanggung jawab terhadap kebutuhan hardware dan software.   Dalam pekerjaannya biasanya dibantu oleh staf admin.

2.Database Designer, adalah manusia yang bertugas merancang dan mengembangkan database.   Database designer bertangggung jawab dalam identifikasi data yamg tersimpan dalam database,   menentukan struktur data yang tepat untuk di simpan dala, database. Database designer memerlukan   koordinasi atau kebutuhan user database.

3.Application Programer, ialah penggunaa yang berinteraksi dengan basis data melalui Data   Manipulation Language (DML). DML meliputi program yang di tulis dalam bahasa pemrograman   induk yang di pakai,

4.End user, adalah pengguna yang memanfaatkan atau membutuhkan akses ke database melalui query,   menambah, merubah menghapus maupun membuat report database.

End user dapat di kategorikan:🤗

a. Casual end users atau pengguna tak tetap atau user mahir. Pengguna yang tidak selalu mengakses   database, tapi kadang memerlukan informasi terbaru. Berinteraksi dengan sistem tanpa modul   program, hanya menggunakan query (untuk akses dan manipulasi data) yang telah di sediakan oleh   DBMS.

b. Notive atau parametric end users atau user umum. Pengguna yang pekerjaan selalau konstan yaitu   melakukan query dan update data. Misalnya: bank teller, pegawai reservasi. Pengguna ini berinteraksi   dengan sistem melalui pemamggilan suatu program aplikasi permanen (executable) yang telah di buat   sebelumnya oleh programer

c. ser Khusus (Specialized User). Pengguna yang menulis aplikasi basis data non konvensional untuk   keperluan khusus yang bisa saja mengakses basis data dengan atau tanpa DBMS yang bersangkutan.

d. Shopisiscated end users. pengguna yang melengkapi kebutuhan database user, seperti engineer,   scientist, business analyst.

e. Stand-alone users. pengguna user yang mengelola personal database. 

5. System Andyst, ialah pengguna yang merencanakan dan menentukan kebutuhan sistem.

6.Application Programers (Software Enggineering), ialah pengguna tanggung jawabnya berhubungan dengan kebutuhan koneksi database.

7.Worker behind the scene, ialah pengguna yang tidak tertarik pada database, tetapi lebih cenderung pada membangun database atau kebutuhannya menggunakan alat bantu. Pengguna ini di bedakan menjadi 

a.DBMS system designers dan implementer, ialah pengguna yang merancang dan mengimplementasikan modul-modul dan interface menggunakan paket-paket software DBMS.



OPERASI - OPERASI DASAR MANAJEMEN BASIS DATA☕🚬

1. Pembuatan basis data baru (create database), adalah proses yang identik dengan pembuatan lemari arsip yang baru . 

2. Penghapusan basis data ( drop database ) , adalah proses yang identik dengan perusakan lemari arsip , serta beserta isinya jika ada .

3. Pembuatan tabel baru ke suatu basis data ( create table ) , yang identik dengan penambahan peta arsip baru ke sebuah lemari arsip yang telah ada .

4. Penghapusan tabel dari suatu basis data ( drop table ) , identik dengan perusakan peta arsip lama yang ada di    sebuah lemari arsip . 

5. Penambahan / pengisian data baru di sebuah basis data ( insert ) , identik dengan penambahan lembaran arsip ke sebuah peta arsip . 

6. Pengambilan data dari sebuah tabel (retrie/search), identik dengan lembaran pencarian arsip dalam sebuah peta arsip. 

7. Pengubahan data dalam sebuah tabel (update), identik dengan perbaikan isi lembaran arsip yang ada di sebuah map arsip. 

8. Penghapusan data dari sebuah tabel ( delete ), identik dengan penghapusan sebuah lembaran arsip yang ada di sebuah peta arsip.


STRUKTUR HIRARKI DASAR DATA

ARSITEKTUR DATAmerupakan pengetahuan tentang pemodelan data . Pengetahuan tentang File , table , field , record indeks , abstraksi data dan konsep yang digunakan untuk membuat diskripsi struktur basis data

Dalam basis data , data diorganisasikan kedalam bentuk data elemen ( field ) , rekaman ( record ) , dan berkas ( file ) . Definisi dari ketiganya adalah sebagai berikut :

Elemen ( kolom atau field ) data adalah satuan terkecil data yang tidak dapat dipecah lagi menjadi satuan lain yang bermakna . Misalnya data siswa terdiri dari NIS , Nama , Alamat , Telepon atau Jenis Kelamin.

rekaman ( record ) merupakan gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait . Istilah lain dari record adalah baris atau tupel. 

Berkas ( file ) adalah himpunan seluruh record yang bertipe sama.


SKEMA ATAU ABSTRAKSI BASIS DATA

ABSTRAKSI DATA adalah merupakan tingkatan atau level bagaimana melihat data dalam sistem basis data . Abstraksi data diwujudkan dalam pemodelan data yang merupakan sejumlah konsep yang digunakan untuk membuat diskripsi struktur basis data

SKEMA BASIS DATA merupakan diskripsi dari basis data yang spesifikasinya ditentukan dalam tahap perancangan.

SKEMA ATAU ABSTRAKSI BASIS DATA

 Secara umum arsitektur basis data menggunakan arsitektur tiga skema yang meliputi tiga level yaitu :

1. Level Internal atau skema internal . Level ini mendifinisikan secara detail penyimpanan basis data dan pengaksesan data . Pada level ini memuat diskripsi struktur penyimpanan basis data , menggunakan model data fisikal , 

2. Level Konseptual ( skema konseptual ) , memuat diskripsi struktur basis data seara keseluruhan untuk semua pemakai . Level ini memuat diskripsi entang entity , atribut , relasi dan konstrain tanpa memuat diskripsi data secara detail . 

3. Level eksternal ( skema eksternal atau view ) , mendefinisikan pandangan data terhadap sekelompok pemakai ( local view ) dengan menyembunyikan data lain yang tidak diperlukan oleh kelompok pemakai tersebut .




PEMODELAN DATA🤪

Pemodelan data merupakan sarana untuk melakukan abstraksi data . Merupakan sejumlah konsep untuk membuat diskripsi stuktur basis data . Kebanyakan model data memuat spesifikasi untuk operasi dasar ( basic operation ) dalam pengaksesan dan pembaharuan data .

Secara umum pemodelan data dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu 

1. Object based logical model. Dalam pemodelan ini struktur atau hirarki basis data diilustrasikan berdasarkan object . Model ini meliputi :

a . Model keterhubungan entitas ( Entity Relationalship Model atau ERD ) 

b . Model berorientasi object ( Object - Oriented Model ) 

c . Model Data Semantik ( Semantic Data Model ) 

d . Model data Fungsional ( Function Data Model ) 

2. Record - based logical model . Dalam model ini struktur basis data diilustrasikan berdasarkan record . Model ini meliputi : 

a . Model relational ( Relational Model ) 

b . Model Herarkis ( Hierarchical Model ) 

c. Model

d . Jaringan ( Network Model ) 


PENGENALAN FILE TABEL RECORD DAN FIELD🤫

Didalam manajemen basis data , data disimpan dalam bentuk Berkas atau file 

Berkas adalah himpunan seluruh record data (sisi baris) yang bertipe sama Suatu tabel atau Entitis dalam basis data relasional digunakan untuk mendukung antar muka komunikasi antara pemakai dengan para profesional komputer.



RANGKUMAN🗿

 Beberapa tujuan penggunaan basis data adalah berkaiatan dengan : 

1. Kecepatan dan Kemudahan ( Speed ) 

 2. Efisiensi Ruang Penyimpanan ( Space ) 

3. Keakuratan ( Accuracy ) 

4. Ketersediaan ( Availability ) 

5. Kelengkapan ( Completeness ) 

6. Keamanan ( Security ) dan

7. Kebersamaan ( Sharability ) 

Jenis - jenis pengguna basis data antara lain ialah : 

1. Database Administrator 

 2. Database Designer 

 3. Application Programmer  

4. End user  

5. System Analyst 

6. Worker behind the scene 


RANGKUMAN😈 

Operasi - operasi yang dapat dilakukan dalam basis data antara lain ialah :

1. create database 

2. drop 

3. database 

4. create table 

5. drop table 

6. insert data  

7. retrieve / search data  

8. update data 

9. delete data

















Komentar

Postingan populer dari blog ini