BAB 1🗿
PEMODELAN BERORIENTASI OBJEK
KOMPETENSI INTI
3. Memahami , menerapkan , menganalisis , dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual , konseptual , operasional dasar , dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Rekayasa Perangkat Lunak pada tingkat teknis , spesifik , detail , dan kompleks , berkenaan dengan ilmu pengetahuan , teknologi , seni , budaya , dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga , sekolah , dunia kerja , warga masyarakat nasional , regional , dan internasional .
4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat , informasi , dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Rekayasa Perangkat Lunak . Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja . Menunjukkan keterampilan menalar , mengolah , dan menyaji secara efektif , kreatif , produktif , kritis , mandiri , kolaboratif . komunikatif , dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah , serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung . Menunjukkan keterampilan mempersepsi , kesiapan , meniru , membiasakan , gerak mahir , menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah , serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung .
KOMPETENSI DASAR
3.1 Memahami konsep pemodelan berorientasi objek
3.2 Memahami kebutuhan sistem berorientasi objek
3.3 Menerapkan alur kerja sistem berorientasi objek
4.1 Mempresentasikan konsep pemodelan berorientasi objek
4.2 Mempresentasikan kebutuhan sistem berorientasi objek
4.3Membuat alur kerja sistem berorientasi objek
APERSEPSI
UML merupakan singkatan dari Unified Modelling Language , yaitu suatu metode permodelan secara visual untuk sarana perancangan sistem berorientasi objek . Definisi lain UML , yaitu sebagai suatu bahasa yang sudah menjadi standar pada visualisasi , perancangan , dan juga pendokumentasían sistem software . Saat ini , UML sudah menjadi bahasa standar dalam penulisan blueprint software . Untuk mengetahui materi mengenai dasar - dasar UML , simaklah pembahasan berikut ini ! MENGAMATI
Sebagai bahan tambahan untuk mempelajari bab ini , pelajarilah pemodelan berorientasi objek yang ada di internet maupun buku yang relevan . Selanjutnya , carilah materi dari literatur lain yang berkaitan dengan pemodelan berorientasi objek ! Coba sesuaikan yang Anda amati dengan yang ada di literatur ! Pelajarilah dengan baik dan buatlah ringkasannya !
AYO PAHAMI
A. Konsep Pemodelan Berorientasi Objek
Pemodelan berorientasi objek merupakan cara berpikir baru tentang perangkat lunak berdasarkan abstraksi yang terdapat dalam dunia nyata Konteks pengembangan menunjuk pada bagian awal dari siklus hidun pengembangan sistem , yaitu survei , analisis , desain , implementasi , dan pemeliharaan sistem . Hal yang lebih penting dalam pengembangan berorientasi objek adalah konsep mengidentifikasi dan mengorganisasi domain aplikasi dari penggunaan bahasa pemrograman , berorientasi objek atau tidak.
1. Sejarah Orientasi Objek
Berorientasi objek berarti Anda mengorganisasi perangkat lunak sebagai kumpulan dari objek tertentu yang memiliki struktur data dan perilakunya . Konsep awal programming ( basic ) dengan kekuatan GOTO statement ini merupakan nonprocedural language . Procedural language atau bahasa pemograman terstruktur menghilangkan kelemahan GOTO konsep nonprocedural language . Contohnya Pascal , COBOL , FORTRAN , BASIC , dan lain sebagainya . Object Oriented Programming mengarah pada konsep object . Pada akhir tahun 1960 , diperkenalkan pertama kali dengan bahasa SIMULA . Pada tahun 1970 , Smaltalk dikembangkan . Beberapa bahasa pemrograman lainnya , antara lain Clipper 5.2 Java dan Prolog . Pada tahun 1991 , Visual Object Oriented Programming diperkenalkan pertama kali dengan bahasa Visual Basic oleh Microsoft . Sementara itu , bahasa pemrograman lainnya meliputi Visual C ++ , Visual Foxpro3.0 , dan CORBA ( Common Object Request Broker Architecture ) .
2. Konsep Pemodelan
Berikut ini beberapa konsep pemodelan .
a . Berorientasi objek dalam proses konseptual terpisah dengan bahasa pemrograman sampai tahap terakhir . Pengembangan berorientasi objek secara mendasar merupakan cara berpikir baru dan bukan suatu teknik pemrograman .
b . Dapat melayani sebagai media spesifikasi , analisis , dokumentasi , dan interface seperti halnya pemrograman .
c . Sebagai alat pemrograman dapat memiliki berbagai sasaran , termasuk bahasa pemrograman dan basis data , sebaik bahasa pemrograman berorientasi objek .
3. Metodologi Orientasi Objek
Metodologi adalah cara sistematis yang diperkenalkan pada tahun 1980 menggunakan perangkat kerja dan teknik - teknik yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem , yaitu dynamic dan static object oriented model , state transition diagram , serta case scenario . Fokus utama metodologi ini pada objek , dapat digambarkan sebagai benda , orang , tempat , dan sebagainya yang memiliki atribut serta metode .
Tahap - tahap metodologi berdasarkan Sistem Development Life Cycle ( SDLC ) , dengan berorientasi objek dapat dijelaskan sebagai berikut .
a .Analisis
Tahap analisis dimulai dengan menyatakan suatu masalah . Analis membuat model situasi dari dunia nyata dan menggambarkan sifat yang penting . Model analisis adalah abstraksi yang ringkas dan tepat dari apa yang harus dilakukan oleh sistem dan cara melakukannya . Objek dalam model harus merupakan konsep domain dari aplikasi , bukan merupakan implementasi komputer seperti struktur data . Empat kesulitan yang merupakan gangguan utama sistem adalah memahami problem domain , komunikasi antara pihak yang berkaitan , perubahan kontinu , dan penggunaan kembali .
b .Desain
Pengorganisasian sistem ke subsistem berdasarkan struktur analisis dan arsitektur yang dibutuhkan . Desain model berdasarkan model analisis , tetapi berisi detail implementasi . Fokus object design adalah perencanaan struktur data dan algoritme yang diperlukan untuk implementasi setiap kelas . Objek domain aplikasi dan objek domain komputer dijelaskan dengan menggunakan konsep dan notasi berorientasi objek yang sama . System designer menentukan karakteristik penampilan secara optimal , strategi memecahkan masalah , dan pilihan alokasi sumber daya . Sebagai contoh , system designer menentukan perubahan pada screen untuk workstation yang memerlukan kecepatan serta resolusi lebih tinggi .
c .Implementasi
Kelas , objek , dan relasinya dikembangkan dalam tahap object design , akhirnya diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman , basis data , dan implementasi perangkat keras . Hal yang penting dalam tahap implementasi adalah mengikuti penggunaan perangkat lunak yang baik .
4. Karakteristik Metodologi berorientasi objek mempunyai karakteristik sebagai berikut
a.Encapsulation
Encapsulation ( pengapsulan / enkapsukasi ) merupakan dasar untuk pembatasan ruang lingkup program terhadap data yang diproses . Dengan demikian , objek atau prosedur dari luar tidak dapat mengaksesnya . Data terlindung dari prosedur atau objek lain , kecuali prosedur yang berada dalam objek itu sendiri .
Sebuah objek yang mengalami pengapsulan dapat dianggap sebagai black box . Proses di dalamnya adalah tertutup bagi klien , yang hanya memanggil metode yang menjadi interface . Dalam Java , dasar enkapsulasi adalah Class . Variabel atau method sebuah class tidak dapat diakses dengan menjadikan class tersebut private atau protected . Contoh enkapsulasi dapat dilihat pada gambar berikut .
Di sini terjadi penyembunyian informasi tentang cara kerja pengecekan validitas kartu , kecocokan pin yang dimasukkan , koneksi ke database server , dan lain - lain . Hal - hal tersebut tidak perlu diketahui oleh pengguna tentang cara kerjanya .
b . Inheritance
Inheritance ( pewarisan ) adalah teknik yang menyatakan bahwa anak dari objek akan mewarisi data / atribut dan metode dari induknya secara langsung . Jika inheritance dipergunakan , Anda tidak perlu membuat atribut dan metode lagi pada anaknya karena telah diwarisi oleh induknya . Inheritance mempunyai arti bahwa atribut dan operasi yang dimiliki bersama di antarkelas yang mempunyai hubungan secara hierarki. Sebuah class bisa mewariskan atribut dan method - nya ke class yang lain . Class yang mewarisi disebut superclass . Sementara itu , class yang diberi warisan disebut subclass . Sebuah subclass bisa mewariskan atau berlaku sebagai superclass bagi class yang lain disebut multi level inheritance . Contoh inheritance dapat dilihat pada bagan berikut .
c . Polymorphisme
Polymorphisme ( polimorfisme ) adalah aksi yang sama yang dapat dilakukan terhadap beberapa objek .Polimorfisme berarti bahwa operasi yang sama mungkin mempunyai perbedaan dalam kelas yang berbeda . Suatu implementasi yang spesifik dari suatu operasi dari kelas tertentu disebut metode . Memungkin dapat mempunyai lebih dari satu metode . Polymorphism adalah kemampuan untuk tampil dalam berbagai bentuk . Hal ini mengacu pada kemungkinan message yang sama dikirimkan ke objek - objek lain pada class yang berbeda dan merespons secara berbeda .
5. Ciri - Ciri Objek
Objek adalah kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas serta mempunyai nilai tertentu yang membedakan entitas tersebut . Berikut ini merupakan ciri - ciri objek .
a . Memiliki identitas ( identity )
b . Memiliki klasifikasi
c . Memiliki kondisi / keadaan ( state ) State merupakan sebuah objek dinyatakan dalam attribute / properties .
d . Memiliki perilaku ( behavior / method )
1) Perilaku suatu objek dinyatakan dalam operation .
2) Perilaku suatu objek adalah mendefinisikan cara objek tersebut bertindak dan memberikan reaksi . Contoh dari objek dapat dilihat pada gambar di bawah ini .
6. Perbedaan Orientasi Objek dan Non - objek
Berikut ini merupakan perbedaan yang spesifik antara objek dengan metodologi non - objek .
a . Penggunaan Alat Metodologi non - objek menggunakan beberapa alat untuk menggambarkan model ,seperti data flow diagram , entity relationship diagram , dan structure chart . Sementara itu , metodologi berorientasi objek menggunakan satu jenis model dari tahap analisis sampai implementasi ,yaitu diagram objek .
b . Data dan Proses Pada metodologi non - objek , data dan proses dianggap sebagai dua komponen yang berlainan . Sementara itu , data dan proses pada metodologi berorientasi objek merupakan satu kesatuan , yaitu bagian dari objek .
c .Bahasa Pemrograman dipergunakan untuk Metodologi melengkapi non - objek pemrograman terstruktur pada bahasa generasi ketiga . Sementara itu , metodologi berorientasi objek dipergunakan untuk pemrograman berorientasi objek dan bahasa generasi keempat .
B. Konsep Berorientasi Objek
Dalam materi berikut akan dibahas tentang konsep berorientasi objek . Mari kita mempelajari materi tersebut .
1. Teknik Pemodelan Objek Teknik pemodelan objek menggunakan tiga macam model untuk menggambarkan sistem sebagai berikut .
a . Model Objek
Model objek menggambarkan struktur statis dari suatu objek dalam sistem dan relasinya , sedangkan nodenya adalah kelas yang mempunyai relasi antarkelas .
b . Model Dinamik
Model dinamik menggambarkan aspek dari sistem yang berubah setiap saat . Model dinamik dipergunakan untuk menyatakan aspek kontrol dari sistem . Model dinamik berisi state diagram . State diagram adalah graph dan nodenya adalah state , sedangkan arc adalah transisi antara state yang disebabkan oleh event .
c . Model Fungsional
Model fungsional menggambarkan transformasi nilai data di dalam sistem . Model fungsional berisi data flow diagram . DFD adalah suatu graph dan odenya menyatakan proses , sedangkan arc - nya adalah aliran data .
2. Tema Berorientasi Objek
Ada beberapa tema sebagai dasar teknologi berorientasi objek sebagai penunjang sistem berorientasi objek Abstraksi
Abstraksi berarti fokus pada aspek yang melekat dari entitas dan mengabaikan sifat yang sementara . Dalam pengembangan sistem , fokus pada suatu objek dan yang dikerjakan oleh objek tersebut . sebelum menentukan implementasinya . Penggunaan abstraksi yang sesuai memungkinkan model yang sama digunakan untuk analisis perancangan tingkat tinggi , struktur program , struktur basis data , dan dokumentasi . Menggunakan abstraksi dalam analisis berarti hanya melakukan konsep domain aplikasi , tidak menentukan desain dan implementasi sebelum masalah dipahami .
b . Pengapsulan
Pengapsulan ( information hiding ) terdiri atas pemisahan aspek . eksternal dari suatu objek dan dapat diakses oleh objek lain . Pengapsulan melindungi program dari saling keterkaitan sehingga kecil kemungkinannya terjadi penyimpangan .
c . Menggabungkan Data dengan Pelaku
Pemanggilan dari operasi tidak perlu memikirkan jumlah implementasi yang diberikan oleh operasi yang ada . Contohnya , code yang bukan berorientasi pada objek menampilkan isi dari window harus membedakan tipe dari setiap bentuk , seperti poligon , lingkaran , atau teks dan memanggil prosedur yang tepat untuk menampilkannya . Program berorientasi objek lebih sederhana meminta operasi draw pada setiap bentuk . Penentuan di mana prosedur digunakan dibuat implisit oleh setiap objek berdasarkan kelasnya sehingga tidak perlu mengulang pilihan prosedur setiap saat operasi dilakukan dalam program aplikasi . Pemeliharaan lebih mudah karena prosedur yang dipanggil tidak perlu dimodifikasi saat setiap kelas baru ditambahkan . Dalam sistem berorientasi objek , hierarki struktur data identik dengan pewarisan hierarki operasi .
d .Penggunaan Bersama ( Sharing )
Teknik berorientasi objek menawarkan penggunaan bersama untuk beberapa tingkat yang berbeda . Pewarisan struktur data dan perilaku memungkinkan penggunaan bersama antara beberapa subkelas yang sama tanpa redundancy . Pemakaian code bersama adalah keuntungan utama dari bahasa berorientasi objek . Pengembangan berorientasi objek tidak hanya mengizinkan informasi dipergunakan bersama dalam aplikasi , tetapi memberikan prospek untuk menggunakan desain dan code bersama pada prospek mendatang .
3.Model Berorientasi Objek
Ada 2 model berorientasi objek , yang masing - masing dijelaskan sebagai berikut .
a .Objek
Objek didefinisikan sebagai konsep , abstraksi , atau benda dengan batasan dan arti untuk suatu masalah . Semua objek mempunyai identitas yang berbeda dengan lainnya . Istilah identitas berarti objek dibedakan oleh sifat yang melekat dan bukan dengan uraian sifat yang dimilikinya . Contohnya , kembar identik , walaupun tampak sama , tetapi merupakan dua orang yang berbeda . Kadang - kadang , objek berarti suatu barang sehingga digunakan istilah object instance dan object class untuk menunjukkan satu grup dari barang yang sama .
b .Kelas
Suatu object class menggambarkan kumpulan dari objek yang mempunyai sifat ( atribut ) , perilaku umum ( operasi ) , relasi umum Contohnya , orang , dengan objek lain , dan semantik umum . perusahaan , binatang , serta proses adalah objek . Setiap orang mempunyai umur , IQ , dan pekerjaan . Setiap proses mempunyai pemilik , prioritas , dan list dari sumber daya yang dibutuhkan . Objek dan object class sering sama sebagai benda dalam deskripsi masalah . Suatu kegiatan mengumpulkan data ( atribut ) dan perilaku ( operasi ) mempunyai struktur data yang sama ke dalam satu grup . Kelas objek merupakan wadah bagi objek dan dapat digunakan untuk menciptakan objek . Objek mewakili fakta atau keterangan dari sebuah kelas .
4. Diagram Objek
a .Kelas dan Objek
Sebuah objek merupakan entitas yang mencakup data dan metode . Kelas merupakan satu atau lebih objek dengan persamaan atribut dan metode , sedangkan kelas - & - objek adalah kelas dengan satu atau lebih objek di dalamnya . Nama kelas adalah kata benda tunggal atau kata sifat dan kata benda . Nama dari kelas - & - objek harus dapat menjelaskan objek tunggal dari suatu kelas .
b . Struktur Objek dan Hierarki Kelas 1 ) Whole - Part Structure memperlihatkan hierarki dari suatu kelas sebagai komponen dari kelas lain yang disebut juga sub - objek . Contohnya , kelas Mobil adalah Whole dan komponennya Mesin , Rangka , dan lain - lain merupakan Part 1 , Part 2 , .... dan selanjutnya .
2 ) Gen - Spec Structure memperlihatkan kelas sebagai spesialisasi dari kelas di atasnya . Kelas yang mempunyai sifat umum disebut . Generalization , Superclas , atau Topclass . Kelas yang mempunyai . sifat khusus disebut Specialization . Contohnya , kelas Mobil adalah Generalization , sedangkan Sedan , Truk , Minibus , dan lain - lain . merupakan Specialization 1 , Specialization2 , dan seterusnya .









Komentar
Posting Komentar